Tetesan
kecil air mata cinta.
Seberapa
salahkah diriku?
Seberapa
burukkah diriku?
Kurangkah
aku dimatamu?
Beratkah
apabila mencoba sedikit berpikir dewasa?
Terlambat
bagiku untuk mempertanyakan itu semua.
Kebohongan
itulah yang akan menjerumuskanmu sendiri kedalam jurang yang dalam.
Aku
mencoba mencegah itu semua, namun tak ada sedikit harapan dari segala yang
telah aku lakukan.
Hargailah
sedikit saja.
Kejujuran yang
selalu aku harapkan.
Ijinkan
aku memeluk dan menggenggam harapan itu hingga waktunya tiba.
Sekali
saja aku ingin untuk bersabar menghadapi ini semua.
Namun
seiring berjalannya waktu, tubuh dan tanganku mulai merasakan lemas.
Aku kuat, aku
harus kuat.
Namun kali
ini mereka tak akan mau bersahabat.
Merekalah
yang mempunyai kekuatan.
Mereka
melepaskan harapan itu sedikit demi sedikit.
Perjuangan
apalagi yang harus aku lakukan?
Semua itu
hanya dapat terlihat diangan-angan.
Tekat yang
sudah kuat ini ternyata mampu dilumpuhkan oleh sang waktu.
Aku yang
tak akan pernah bisa menerima semuanya dari sisi perasaan hanya bisa berkata
MAAF.
MAAF telah
memaksamu untuk mencintaiku, menyayangiku serta memperhatikanku disetiap
waktumu.
Aku tau
semua itu berbeda.
Janganlah
kau tambahkan harapan itu lagi, cukup ini saja.
Karena aku
yakin inipun akan sangat sulit untuk meraih dan menjalaninya.
Semua
janji kini hanya akan menjadi cerita kosong.
Cerita
yang sudah aku impikan selama ini namun dirimu sendirilah yang menghentikan
itu.
Dulu hanya
kamu yang mampu membuat cerita itu bermunculan dan menebarkan pesonanya.
Nnamun
kini dirimu juga yang membuatnya hilang ditelan oleh waktu, egomu dan tak luput
pula dari egoku.
Tetesan
kecil air mataku ini kini telah membasahi semua harapan.
Tak
bisakah kamu membuat tetesan kecil air mata ini yakin akan adanya kebahagiaan
didepan sana?
Sekarang
aku sadar, bahwa akulah yang harus melakukakan itu semua.
Akulah
yang harus tegar dan tegas dalam setiap pilihan yang telah tersedia.
YA atau
TIDAK, itulah yang akan menjadi tiang kehidupanku mulai saat ini hingga tetesan
kecil air mata cinta ini menemukan kebahagiaan yang abadi didalam hidupnya.
SELAMAT
TINGGAL tetesan kecil air mata cintaku.
Kamu akan
selalu ada dimemori dan hatiku.
* on the
way to my memorise- RAP. Kamulah yang membuat kisah hidup ini lebih berharga
daripada semua upaya yang aku berikan disisa hidupku kali ini.